Vera Simanjuntak Bekerja Usai Pemakaman Brigadir Yosua, Rekan : ‘Rautnya Sedih Tak Bisa Ditutupi’  

Vera Mareta Simanjuntak tetap masuk kerja seperti biasa usai menghadiri pemakaman kekasihnya yakni Brigadir Polisi Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J. Vera Simanjuntak diketahui bekerja sebagai bidan di ruang Unit Gawat Darurat (UGD) di salah satu Puskesmas di Merangin Jambi. Kepala TU Puskesmas Aryono mengatakan, bahwa Vera merupakan bidan yang berdinas sejak tahun 2019 sebagai tenaga kerja daerah (TKD).

Ia mengatakan, bahwa Vera tetap masuk kerja di ruangannya usai pemberitaan dan pemakanan kekasihnya Brigadir J yang tewas di rumah Kadiv Propam Polri non aktif Irjen Pol Ferdy Sambo. Bahkan, kata Aryono, Vera sempat masuk kerja sesuai jadwal dan berkeliling bersama rekannya untuk melakukan imunisasi bagi anak anak di daerah tersebut. "Masuk terus, ya karena kan harus dinas malam, dinas sore, jadi harus masuk," terangnya.

Meski begitu, Staf Gudang Obat Alex John mengatakan, meski sosok Vera merupakan bidan yang bertanggung jawab atas tugasnya, namun raut kesedihan tak bisa ditutupi. "Meski raut sedih tidak bisa ditutupi dari wajahnya," terang Alex. Alex mengungkapkan, bahwa Vera merupakan sosok yang periang, ceria dan kerap melontarkan candaan ke rekan rekan profesinya itu.

Bahkan, Vera juga disebut orang yang tak pernah menutup diri atau tak mau membaur. Namun, lanjut Alex, kini Vera terlihat sangat berbeda. Terlebih, atas peristiwa kekasih yang telah 8 tahun bersama itu meninggal dunia. "Ya memang agak lain beda dari biasanya. Hilang cerianya, nampak sedihnya," ucap Alex.

"Pusing, sedih nampak dari raut mukanya, banyak diamnya sekarang, agak diam. Kalau nggak perlu, nggak ngomong," terangnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *